Bagaimana perasaan kita jika menjadi bintang film? Bangga? Menceritakan pada teman-teman? Atau bagaimana?
Di RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo, proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru dan anak-anak seringkali didokumentasikan dalam bentuk video. Secara berkala, sebulan sekali dokumentasi video tersebut dibuat format film dan kemudian diputar untuk ditonton bersama melalui LCD player.
Hasilnya dapat ditebak, anak-anak begitu antusias menonton gambar diri mereka sendiri ketika beraktifitas. Dan dengan bangganya mereka akan menunjuk-nunjuk dirinya yang terlihat di layar.
Tuesday, January 29, 2013
experimentation and empirically
Masa kanak-kanak adalah masa yang indah untuk bereksplorasi dalam bidang apapun. Sesuatu yang bagi orang dewasa merupakan hal yang biasa, bisa jadi menjadi pengalaman luar biasa bagi anak-anak. Karena itulah perlu adanya pengenalan berbagai hal kepada anak-anak. Salah satu teknik pengenalan tersebut adalah dengan experimentation (percobaan) yang dapat memberikan empirically (pengalaman).
Salah satu percobaan adalah dengan menggunakan media air dan tanah yang kemudian diberi biji jagung. Sederhana sekali. Tetapi ternyata sangat menyenangkan bagi anak-anak.
Begitulah salah satu kegiatan yang dilaksanakan di RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo. Bermain sambil belajar. Menyenangkan bukan?
Monday, January 28, 2013
KREATIFITAS
Setiap anak memerlukan ruang untuk bereksplorasi menunjukkan kreatifitasnya. Semakin kreatif seorang anak, insyaAllah semakin kuat daya tahannya terhadap problema yang dihadapi. Untuk itu perlu ada stimulus yang tepat bagi si anak dalam rangka mengolah dan mengembangkan daya kreatifnya. Di RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo, banyak sekali pembelajaran pengembangan kreatifitas anak.
Hal ini tentu akan memupuk semangat anak dalam bereksplorasi dan bereksperimen. Di kemudian hari, diharapkan si anak mampu menjadi orang dengan type "trendsetter" bukan hanya "follower".
Hal ini tentu akan memupuk semangat anak dalam bereksplorasi dan bereksperimen. Di kemudian hari, diharapkan si anak mampu menjadi orang dengan type "trendsetter" bukan hanya "follower".
Dan semoga kelak mereka menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia
BUNGA UNTUK BUNDA
Bunda adalah pejuang bagi kita. Bahkan ada ungkapan bahwa jika kasih anak hanya sepanjang sepenggalah maka kasih ibu adalah sepanjang jalan yang tak berujung. Dalam ajaran islam pun, Rasulullah saw telah mengajarkan bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu, yang berarti kita harus begitu tinggi dalam menghormati ibu.
dalam rangka hal seperti inilah, RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo menyelenggarakan kegiatan yang menunjukkan apresiasi tinggi terhadap ibu. Kegiatan ini berlangsung di taman GOR Ponorogo dengan skema acara anak-anak mencari bundanya sendiri serta mempersembahkan bunga untuknya.
Suasana haru pun tercipta. Anak-anak berlarian mencari bundanya. Ada yang langsung ketemu, namun ada juga yang harus bolak-balik mencari. Bahkan ada yang menangis karena merasa kehilangan sang bunda.. Dan yang paling mengharukan adalah tangisan dari anak yang bundanya tidak bisa ikut karena sedang bekerja di luar negri.
Kegiatan semacam ini akan semakin menumbuhkan rasa kecintaan anak pada sang bunda.
dalam rangka hal seperti inilah, RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo menyelenggarakan kegiatan yang menunjukkan apresiasi tinggi terhadap ibu. Kegiatan ini berlangsung di taman GOR Ponorogo dengan skema acara anak-anak mencari bundanya sendiri serta mempersembahkan bunga untuknya.
Suasana haru pun tercipta. Anak-anak berlarian mencari bundanya. Ada yang langsung ketemu, namun ada juga yang harus bolak-balik mencari. Bahkan ada yang menangis karena merasa kehilangan sang bunda.. Dan yang paling mengharukan adalah tangisan dari anak yang bundanya tidak bisa ikut karena sedang bekerja di luar negri.
Kegiatan semacam ini akan semakin menumbuhkan rasa kecintaan anak pada sang bunda.
I LOVE YOU BUNDA
Friday, November 23, 2012
MONITORING LEMBAGA
Sebagai salah satu Lembaga di bawah naungan Kemenag Kab Ponorogo, maka RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo juga harus melalui tahapan Monitoring Lembaga. Hal ini untuk cek & ricek kinerja Kepala Sekolah beserta staff dan guru. Semua data yang berhubungan dengan proses pembelajaran, mulai dari Rencana Kegiatan Harian (RKH), Rencana Kegiatan Mingguan (RKM), Program Semester (Promes) sampai berbagai komponen penilaian siswa.
Tim Monitoring yang terdiri dari bpk Sudarto, bpk Supriyono dan bpk Djain melakukan pengecekan terhadap administrasi pembukuan para guru. Alhamdulillah hasil monitoring kali ini memuaskan. Bahkan ada beberapa point yang memiliki nilai plus, meskipun tetap ada juga kekurangan dalam beberapapoint yang lain.
Di akhir monitoring, para anggota tim memberikan pengarahan untuk perbaikan kinerja para guru di masa yang akan datang. Bagi Kepala Sekolah dan jajaran guru, program monitoring ini benar-benar memberikan banyak ilmu yang dapat diserap untuk digunakan dalam proses pembelajaran di RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo.
PEDULI SOSIAL
Momentum Muharram telah tiba. Di mana-mana banyak dilaksanakan apa yang lazim disebut "Lebaran Yatim" atau "Yatiman". RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo tidak mau ketinggalan. Sudah menjadi agenda rutin tahunan, salah satu program pembelajaran adalah stimulus peduli sosial yang diwujudkan dalam acara "Yatiman" pada tiap tanggal 10 Muharram. Untuk tahun pelajaran 2012-2013 dilaksanakan pada hari Sabtu tgl 24 Nopember 2012.

Kegiatan dimulai dengan ceramah seputar anak yatim, dengan tujuan anak-anak lebih memahami tentang anak yatim sehingga mampu berperilaku shalih sosial dengan indikator mampu berbuat baik terhadap anak yatim. Kebetulan untuk tahun ini, ada 2 murid yang berstatus yatim. Kegiatan pun dilanjutkan dengan acara penyerahan bantuan kepada ke-2 anak yatim yang disertai pengusapan rambut kepala.
Kegiatan seperti ini mendapat respon yang positif dari para wali murid, terindikasi dari banyaknya donatur yang masuk untuk mendukung kegiatan. Selain itu respon positif juga ditunjukkan oleh para siswa, dimana mereka menjadi lebih paham tentang kondisi ke-2 temannya yang berstatus yatim. Dengan demikian diharapkan karakter kepedulian sosial dapat tumbuh dan berkembang dalam jiwa anak-anak ... insyaAllah.
Kegiatan dimulai dengan ceramah seputar anak yatim, dengan tujuan anak-anak lebih memahami tentang anak yatim sehingga mampu berperilaku shalih sosial dengan indikator mampu berbuat baik terhadap anak yatim. Kebetulan untuk tahun ini, ada 2 murid yang berstatus yatim. Kegiatan pun dilanjutkan dengan acara penyerahan bantuan kepada ke-2 anak yatim yang disertai pengusapan rambut kepala.
Kegiatan seperti ini mendapat respon yang positif dari para wali murid, terindikasi dari banyaknya donatur yang masuk untuk mendukung kegiatan. Selain itu respon positif juga ditunjukkan oleh para siswa, dimana mereka menjadi lebih paham tentang kondisi ke-2 temannya yang berstatus yatim. Dengan demikian diharapkan karakter kepedulian sosial dapat tumbuh dan berkembang dalam jiwa anak-anak ... insyaAllah.
Sunday, September 2, 2012
BIARKAN MEREKA BANGGA
Anak-anak, siapapun itu, pasti akan merasa bangga ketika hasil karyanya dipuji dan dipublikasikan. Memberikan mereka kesempatan untuk berkarya sekaligus memberikan apresiasi atas hasil karya mereka, akan memupuk semangat dan motivasi
Monday, August 13, 2012
PRAKTEK IBADAH
Anak-anak usia TK merupakan peniru ulung. Dalam berbagai hal visualisasi yang mereka lihat, kebanyakan dapat ditiru meski tak sempurna. Adegan-adegan berbahaya dalam film pun mereka tiru dengan gaya mereka sendiri. Nah, berangkat dari pemahaman ini, maka dalam pembelajaran agama khususnya tatacara beribadah, RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo mengadakan kegiatan praktek ibadah dengan cara meniru apa yang dicontohkan guru di depan kelas.
Tetapi namanya anak-anak, meskipun sudah diberi contoh oleh guru, namun mereka tetaplah anak-anak yang meniru dengan gayanya sendiri. Ada yang mudah diatur untuk meniru gerakan guru, namun tidak sedikit yang tetap dengan gayanya sendiri. Secara umum, anak laki-laki lebih banyak melakukan gerakan yang tidak sesuai dengan contoh sang guru. Hal ini barangkali karena memang di usia TK, anak laki-laki cenderung berkembang psikomotoriknya sehingga ia mengeksploitasi berbagai gerakan yang ia bisa. Sedangkan anak perempuan lebih cenderung berkembang kognitifnya sehingga ia mengeksploitasi cara berpikirnya agar lebih mirip dengan apa yang dimaui sang guru.
Inilah salah satu kegiatan pembelajaran religi yang diberikan di RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo, baik di bulan Ramadhan ataupun di bulan-bulan yang lain. Menurut kurikulum yang disusun dalam rencana kegiatan mingguan, kegiatan praktek ibadah semacam ini dilakukan tiap hari Jum'at secara bergantian tiap kelasnya.
Inilah salah satu kegiatan pembelajaran religi yang diberikan di RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo, baik di bulan Ramadhan ataupun di bulan-bulan yang lain. Menurut kurikulum yang disusun dalam rencana kegiatan mingguan, kegiatan praktek ibadah semacam ini dilakukan tiap hari Jum'at secara bergantian tiap kelasnya.
Wednesday, July 25, 2012
SELAMAT BERJUANG
anak-anakku, inilah album kenangan kalian saat masih di bangku Kelompok B baik kelas "Jannatul Firdaus" maupun kelas "Jannatun Na'im".... kini tiba saatnya bagi kalian untuk berjuang menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi. Batas terakhir pendidikan di RA Muslimat Mayak Ponorogo telah kalian lewati. Maka... selamat jalan dan melompatlah lebih tinggi. Jangan pernah ucapkan "selamat berpisah"... karena kita memang tidak akan pernah berpisah. Meski raga kalian telah berpindah ke sekolah yang lebih tinggi ... namun jiwa dan jejak langkah kalian tetap ada di sini... menemani bapak ibu guru dalam membimbing adik-adik kalian. Jauh di mata namun tetap dekat di hati.... Selamat jalan... Singgahlah di RA Muslimat mayak Ponorogo jika kalian rindu.... Dan suatu saat nanti... tunjukkan pada kami bahwa kalian telah menjadi orang yang sukses.... SELAMAT BERJUANG DALAM HIDUP
Monday, June 18, 2012
BACK TO NATURE
Anak-anak perlu pengetahuan tentang alam sekitarnya. Itu pasti! Untuk itu diperlukan berbagai metode yang tepat untuk pengenalan alam lingkungan tersebut. Bagi anak-anak kota besar, mungkin agak sulit menemukan suasana alam yang masih asli dan segar. Dengan kondisi tersebut, mereka hanya akan mengenal alam melalui bahan bacaan atau visualisasi dari televisi saja.
Nah, bagi anak-anak yang berada di kota kecil, akan berbeda metodenya dengan anak-anak kota besar. Anak-anak RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo masih dapat mengenal alam sekitarnya yang asli melalui observasi langsung. Mereka dapat berpetualang sepuasnya layaknya film "Bolang" tanpa perlu berandai-andai.
Dengan mengenal alam seperti itu maka diharapkan akan tumbuh perasaan kagumnya pada kekuasaan Allah sehingga terjadilah stimulus yang membangun keimanan mereka. Pendidikan dalam ranah afektif dengan metode ceramah sambil berpetualang, akan menanamkan rasa syukur atas segala karunia yang telah dilimpahkan Allah. Dalam ranah psikomotorik, mereka akan mampu mengaplikasikan segala macam teknik keseimbangan badan serta koordinasi otak dengan anggota badan melalui lika-liku jalanan yang dilalui ataupun kegiatan selama dalam masa petualangan. Sedangkan dalam ranah kognitif, mereka akan mengobservasi langsung pengetahuan tentang alam sekitar.
Berpetualang di alam bebas juga akan menambah semangat belajar anak-anak yang secara otomatis akan memudahkan bagi guru untuk memasukkan materi pengetahuan. Mereka akan lebih mudah mengenal tentang tanaman, binatang, langit, gunung, air dan sebagainya melalui apa yang ditunjukkan langsung oleh guru dan saat itu juga mereka dapat langsung melihatnya. Pengalaman semacam ini akan menancapkan pengetahuan yang sangat kuat di memory anak-anak.
Jika anak-anak masih sangat membutuhkan pengetahuan mereka tentang alam dengan cara observasi, maka selayaknya kita bersama menyerukan agar semua orang menjaga keseimbangan alam dengan tetap memberikan porsi pada tumbuhan dan hewan untuk menjadi penghuni alam sekitar kita. Mari kita berikan kesempatan pada generasi yang akan datang untuk tetap dapat melihat hijaunya alam ini.
Nah, bagi anak-anak yang berada di kota kecil, akan berbeda metodenya dengan anak-anak kota besar. Anak-anak RA Muslimat NU 016 Mayak Tonatan Ponorogo masih dapat mengenal alam sekitarnya yang asli melalui observasi langsung. Mereka dapat berpetualang sepuasnya layaknya film "Bolang" tanpa perlu berandai-andai.
Dengan mengenal alam seperti itu maka diharapkan akan tumbuh perasaan kagumnya pada kekuasaan Allah sehingga terjadilah stimulus yang membangun keimanan mereka. Pendidikan dalam ranah afektif dengan metode ceramah sambil berpetualang, akan menanamkan rasa syukur atas segala karunia yang telah dilimpahkan Allah. Dalam ranah psikomotorik, mereka akan mampu mengaplikasikan segala macam teknik keseimbangan badan serta koordinasi otak dengan anggota badan melalui lika-liku jalanan yang dilalui ataupun kegiatan selama dalam masa petualangan. Sedangkan dalam ranah kognitif, mereka akan mengobservasi langsung pengetahuan tentang alam sekitar.
Berpetualang di alam bebas juga akan menambah semangat belajar anak-anak yang secara otomatis akan memudahkan bagi guru untuk memasukkan materi pengetahuan. Mereka akan lebih mudah mengenal tentang tanaman, binatang, langit, gunung, air dan sebagainya melalui apa yang ditunjukkan langsung oleh guru dan saat itu juga mereka dapat langsung melihatnya. Pengalaman semacam ini akan menancapkan pengetahuan yang sangat kuat di memory anak-anak.
Jika anak-anak masih sangat membutuhkan pengetahuan mereka tentang alam dengan cara observasi, maka selayaknya kita bersama menyerukan agar semua orang menjaga keseimbangan alam dengan tetap memberikan porsi pada tumbuhan dan hewan untuk menjadi penghuni alam sekitar kita. Mari kita berikan kesempatan pada generasi yang akan datang untuk tetap dapat melihat hijaunya alam ini.
SAVE THE WORLD
SAVE THE NEXT GENERATION
SAVE THE FUTURE
Sunday, May 13, 2012
RELIGI
Secara teori, kegitan religi berorientasi pada hafalan bacaan shalat ketika di dalam kelas. Sedangkan secara praktisnya dilaksanakan di mushola pada hari Jum'at. Secara kontinyu, dilakukan berbagai perbaikan dari aspek kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa. Aspek kognitif menyangkut berbagai hafalan bacaan shalat. Aspek afektif menyangkut sikap khusuk dan tuma'ninah ketika shalat. Sedangkan psikomotoriknya menyangkut koordinasi gerakan anggota badan beserta keseimbangannya.
Selain itu, konsep pengenalan huruf hijaiyah, hafalan surat-surat pendek serta berbagai do'a harian terus diintensifkan demi menunjang pengetahuan agama siswa. Diharapkan kesemuanya menjadi bekal untuk menjadi siswa yang beriptek sekaligus berimtaq.
SEMOGA MENJADI ANAK SHALIH-SHALIHAH.... AAMIIN.
Wednesday, May 2, 2012
audiovisual learning
Jaman semakin modern. Metode pendidikan pun dituntut agar dapat seiring sejalan dengan perkembangan jaman sehingga anak didik tidak mengalami gagap teknologi. Karena itulah RA Muslimat Mayak Tonatan Ponorogo berusaha meningkatkan segala sarana prasarana demi kelancaran pendidikan dan senantiasa memperbarui teknik-teknik pembelajaran agar peserta didik semakin siap dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.
Peserta didik RA Muslimat Mayak diperkenalkan dengan teknologi yang ada sekarang, mulai dari alat-alat komunikasi sederhana (radio, televisi dsb) sampai teknologi computer dan proyektor. Dengan aplikasi computer, ternyata anak justru bisa bereksplorasi dengan lebih maksimal. Ketika mereka sudah mampu menulis sesuatu, baik nama sendiri ataupun nama benda yang dikenalnya, maka mereka dapat diarahkan untuk menulisnya dengan font-font menurut selera mereka sendiri sehinga mereka merasa gembira dan bangga. Selain itu, dengan aplikasi "Paint", mereka dapat berkreasi membuat gambar-gambar sederhana sekaligus mewarnainya. Sedangkan untuk memupuk jiwa pantang menyerahnya, maka mereka diperbolehkan memainkan game-game edukatif di computer sehingga memacu adrenalin sekaligus semangat ingin tahu dan pantang menyerah.
Proses belajar dengan menggunakan LCD Proyektor juga merupakan teknik yang diterapkan dalam metode ceramah di RA Muslimat Mayak. Dengan visualisasi yang variatif, para peserta didik akan antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru pengajar. Dengan demikian, imajinasi merekapun akan lebih terarah kepada maksud materi pelajaran.
Selain itu, dalam berbagai kesempatan yang ada, kegiatan peserta didik telah didokumentasikan dalam video digital. Dengan LCD Proyektor ini, mereka dapat melihat aktifitas mereka sendiri saat belajar di dalam maupun di luar kelas melalui rekaman yang diputar bersama. Keceriaan akan terpancar dari rona-rona wajah mereka, sebab mereka merasa dirinya menjadi begitu penting untuk dilihat oleh orang banyak.
Peserta didik RA Muslimat Mayak diperkenalkan dengan teknologi yang ada sekarang, mulai dari alat-alat komunikasi sederhana (radio, televisi dsb) sampai teknologi computer dan proyektor. Dengan aplikasi computer, ternyata anak justru bisa bereksplorasi dengan lebih maksimal. Ketika mereka sudah mampu menulis sesuatu, baik nama sendiri ataupun nama benda yang dikenalnya, maka mereka dapat diarahkan untuk menulisnya dengan font-font menurut selera mereka sendiri sehinga mereka merasa gembira dan bangga. Selain itu, dengan aplikasi "Paint", mereka dapat berkreasi membuat gambar-gambar sederhana sekaligus mewarnainya. Sedangkan untuk memupuk jiwa pantang menyerahnya, maka mereka diperbolehkan memainkan game-game edukatif di computer sehingga memacu adrenalin sekaligus semangat ingin tahu dan pantang menyerah.
Proses belajar dengan menggunakan LCD Proyektor juga merupakan teknik yang diterapkan dalam metode ceramah di RA Muslimat Mayak. Dengan visualisasi yang variatif, para peserta didik akan antusias dalam mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru pengajar. Dengan demikian, imajinasi merekapun akan lebih terarah kepada maksud materi pelajaran.
Selain itu, dalam berbagai kesempatan yang ada, kegiatan peserta didik telah didokumentasikan dalam video digital. Dengan LCD Proyektor ini, mereka dapat melihat aktifitas mereka sendiri saat belajar di dalam maupun di luar kelas melalui rekaman yang diputar bersama. Keceriaan akan terpancar dari rona-rona wajah mereka, sebab mereka merasa dirinya menjadi begitu penting untuk dilihat oleh orang banyak.
Sunday, April 29, 2012
in action
Dalam rangka peringatan hari Kartini 2012, IGTKI kec Ponorogo menyelenggarakan karnaval Bhineka Tunggal Ika. RA Muslimat Mayak ikut berpartisipasi dengan mengirimkan group little drumband yang diiringi barisan Bhineka Tunggal Ika.
Delegasi RA Muslimat Mayak mendapatkan kehormatan untuk menjadi pembuka dalam karnaval ini. Di posisi terdepan adalah Tunggul pembawa panji kebesaran RA Muslimat Mayak dengan didampingi oleh Gita Pati sebagai pemimpin pasukan yang dibantu 4 mayoret. Di belakangnya berbaris rapi pasukan penari lengkap dengan rumbai-rumbai yang cantik.
Selanjutnya berbaris tiga ke belakang adalah pasukan belira di tengah yang diapit oleh pasukan snar drum dan tenor. Dentuman bass dan rancak pukulan trio tumb mengiringi dari belakang. Sesudah itu terlihat kibaran bendera warna-warni dari pasukan bendera. sedangkan pamungkas pasukan adalah barisan Bhineka Tunggal Ika.
Pasukan drumband ini menyuguhkan 3 buah lagu (matahari terbenam, nona manis dan garuda di dadaku) yang telah diaransemen secara dinamis sehingga menghasilkan atraksi yang memukau para penonton di sepanjang jalan yng dilalui karnaval.
Delegasi RA Muslimat Mayak mendapatkan kehormatan untuk menjadi pembuka dalam karnaval ini. Di posisi terdepan adalah Tunggul pembawa panji kebesaran RA Muslimat Mayak dengan didampingi oleh Gita Pati sebagai pemimpin pasukan yang dibantu 4 mayoret. Di belakangnya berbaris rapi pasukan penari lengkap dengan rumbai-rumbai yang cantik.
Selanjutnya berbaris tiga ke belakang adalah pasukan belira di tengah yang diapit oleh pasukan snar drum dan tenor. Dentuman bass dan rancak pukulan trio tumb mengiringi dari belakang. Sesudah itu terlihat kibaran bendera warna-warni dari pasukan bendera. sedangkan pamungkas pasukan adalah barisan Bhineka Tunggal Ika.
Pasukan drumband ini menyuguhkan 3 buah lagu (matahari terbenam, nona manis dan garuda di dadaku) yang telah diaransemen secara dinamis sehingga menghasilkan atraksi yang memukau para penonton di sepanjang jalan yng dilalui karnaval.
Subscribe to:
Posts (Atom)











